Abstract
The main goal of this study was to prove the effect of inquiry-based instruction through virtual simulation on students’ performance in Physics. Three heterogeneous classes at grades seven with 141 students participated in the research, and a quasi-experimental design with pretest and posttest was used. The participants were divided into three groups for the three different teaching strategies, such as; inquiry-based instruction, virtual simulation, and inquiry-based instruction through virtual simulation taught by the same teacher. The pretest and posttest scores of the three groups were analyzed using comparative analysis, an F-test to determine if there is a significant difference in the students’ performance in learning the Physics concept before and after applying the inquiry-based method and virtual simulation strategy of teaching. The same was used to compare the difference between their performance before and after using inquiry-based instruction through virtual simulation. The findings revealed that inquiry-based instruction caused satisfying acquisition of scientific concepts related to content taught in Physics. The outcomes also supported that all the three teaching strategies have a highly notable effect on the students’ performance in Physics. As a result, the inquiry-based instruction through virtual simulations had a potential to help grade seven students improve their performance in Physics. Keywords: inquiry-based instruction, virtual simulations, Physics teaching. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh pembelajaran berbasis inkuiri melalui simulasi virtual pada kinerja siswa dalam pembelajaran Fisika. Tiga kelas yang heterogen dengan 141 siswa berpartisipasi dalam penelitian kuasi-eksperimental dengan pretest dan posttest. Para peserta dibagi menjadi tiga kelompok untuk tiga strategi pembelajaran yang berbeda yaitu: pembelajaran berbasis inkuiri, simulasi virtual, dan pembelajaran berbasis inkuiri melalui simulasi virtual. Skor pretest dan posttest dari ketiga kelompok dianalisis menggunakan analisis komparatif dengan uji-F untuk menentukan apakah ada perbedaan yang signifikan dalam kinerja siswa sebelum dan sesudah menerapkan pembelajaran berbasis inkuiri, simulasi virtual, dan pembelajaran berbasis inkuiri melalui simulasi virtual. Temuan mengungkapkan bahwa pembelajaran berbasis inkuiri memberikan hasil yang memuaskan dari konsep-konsep ilmiah terkait dengan konten yang diajarkan dalam Fisika. Hasil juga mendukung bahwa ketiga strategi pengajaran memiliki dampak yang sangat signifikan pada kinerja siswa dalam Fisika. Pada akhirnya, pembelajaran berbasis inkuiri melalui simulasi virtual memiliki potensi untuk membantu meningkatkan kinerja siswa kelas tujuh pada pengajaran Fisika. Kata kunci: pembelajaran berbasis inkuiri, simulasi virtual, pengajaran Fisika. DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpmipa/v21i1.pp22-34
Open public full textRights: ALLOWED · cc-by-sa · Source: journal-auto-sync:CROSSREF_ISSN