Abstract
Selecting proper welding parameters saves time, reduces costs, and improves metallurgical understanding. Study ini menganalisis pengaruh masukan panas (heat input) terhadap kekuatan sambungan las pada pelat baja karbon sedang melalui tiga evaluasi: pengaruh arus dan kecepatan las, parameter utama shielded metal arc welding (SMAW), serta dampaknya terhadap lebar heat-affected zone (HAZ) dan kekuatan sambungan. Pelat baja rol panas (8 mm) produksi PT Krakatau Steel dikarakterisasi menggunakan spektrometri dan uji mikrokekerasan, lalu dilas dengan elektroda E7018/E6013 pada arus 140–180 A dan kecepatan 15–28 cm/menit. Hasil menunjukkan suhu puncak 1200 °C, suhu awal pelat 30 °C, dan rentang leleh 1430–1530 °C. Arus las menjadi faktor dominan yang mengendalikan masukan panas dan lebar HAZ, sedangkan kecepatan las menentukan penyerapan (fusion) antara elektroda dan logam induk. Pemanasan awal hingga ~350 °C menurunkan gradien termal, mengurangi risiko retak, dan melepaskan hidrogen terdifusi. Kesimpulannya, arus dan kecepatan las harus diseimbangkan untuk memastikan penyerapan yang memadai, mengontrol lebar HAZ, serta meminimalkan retak akibat hidrogen.