Abstract
Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) merupakan pengganti keberadaan Ujian Nasional. AKM dirancang untuk mencapai capaian pembelajaran siswa melalui kognisi, terutama terkait literasi dan numerasi. Namun, masih terdapat permasalahan yaitu siswa mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal-soal AKM atau AKMI (Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia) di sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan solusi dengan mengembangkan media pembelajaran berupa aplikasi berbasis mobile learning dengan metode ADDIE. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Nurul Jadid Blitar, Jawa Timur, Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian, hasil validasi ahli pembelajaran sebesar 93%, hasil validasi ahli media sebesar 96%, dan hasil validasi ahli materi sebesar 98%. Berdasarkan capaian pembelajaran siswa, aplikasi SIASAT dapat meningkatkan capaian pembelajaran siswa; rata-rata skor pretes pada kelas kontrol sebesar 56, dan rata-rata skor postes sebesar 79,2. Sementara itu, pada kelas eksperimen, rata-rata skor pretes adalah 56, dan rata-rata skor postes adalah 87,8. Berdasarkan perhitungan uji-T, diperoleh nilai signifikansi 0,042 > 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa dapat meningkatkan hasil belajarnya dengan menggunakan media asesmen mandiri berbasis pembelajaran seluler untuk menghadapi AKMI.