Abstract
Kegiatan penambangan terbuka dapat membentuk cekungan yang berkembang menjadi danau bekas tambang sehingga diperlukan karakterisasi morfologi dan kualitas air sebagai dasar pengelolaan dan pemanfaatan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik morfologi dan kualitas air Danau Bekas Tambang Jayamix Rumpin, mengevaluasi kesesuaiannya dengan baku mutu, serta mengidentifikasi potensi pemanfaatannya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui fotogrametri Unmanned Aerial Vehicle (UAV), pengukuran kualitas air secara in situ, dan analisis laboratorium. Data foto udara diolah menggunakan Agisoft Metashape untuk menghasilkan orthophoto, Digital Elevation Model (DEM), model tiga dimensi, dan penampang melintang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa danau memiliki luas 5,1 ha, perimeter 1.050,8 m, volume 382.758,9 m³, relief 88 m, dan morfologi cekungan berbentuk bowl-shaped pit yang mencerminkan bekas aktivitas penambangan batu andesit. Parameter kualitas air meliputi suhu, konduktivitas, salinitas, pH, TDS, DO, serta konsentrasi Fe dan Mn seluruhnya lebih mendekati untuk dapat memenuhi baku mutu air permukaan berdasarkan PP Nomor 22 Tahun 2021. Karakteristik morfologi dan kualitas air tersebut menunjukkan bahwa Danau Bekas Tambang Jayamix Rumpin memiliki kondisi lingkungan yang baik serta berpotensi dimanfaatkan sebagai kawasan konservasi, edukasi, ekowisata, dan sumber air dengan pengelolaan yang berkelanjutan.