Abstract
Rendahnya hasil belajar matematika pada materi bangun datar di kelas III SDN 02 Klegen Kota Madiun menjadi permasalahan mendasar yang mendorong dilakukannya penelitian ini. Dari 18 siswa, hanya 3 siswa (16,7%) yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM = 75) dengan rata-rata nilai 67,4 pada tahap pra-siklus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) yang dikombinasikan dengan penggunaan media konkret SMART GEOBOARD. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain dua siklus mengacu pada model Kemmis dan McTaggart. Subjek penelitian adalah 18 siswa kelas III SDN 02 Klegen tahun pelajaran 2025/2026. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada setiap siklus: rata-rata nilai siswa meningkat dari 67,4 (pra-siklus) menjadi 75,2 (siklus I) dan 83,7 (siklus II). Ketuntasan klasikal meningkat dari 16,7% menjadi 61,1% pada siklus I, dan mencapai 100% pada siklus II. Temuan ini membuktikan bahwa integrasi model STAD dan media SMART GEOBOARD efektif meningkatkan pemahaman konsep geometri dan hasil belajar siswa kelas III sekolah dasar