Abstract
Pelaksanaan proyek konstruksi gedung berpotensi menghasilkan waste material yang berdampak pada pembengkakan biaya proyek. Berbagai penelitian terdahulu umumnya hanya berfokus pada identifikasi jenis dan volume waste material. Oleh karena itu, penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif yang lebih komprehensif dengan menganalisis tiga parameter waste, yaitu waste level, waste cost, serta waste index. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis parameter waste material dominan pada Proyek Pembangunan Gedung Rumah Sakit X di Malang. Penentuan jenis waste material yang dominan dianalisis menggunakan metode Pareto’s Law 20-80. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besi beton/tulangan BjTS 420B dan beton ready mix fc’ 35 MPa merupakan waste material dominan. Waste cost pada material besi beton/tulangan BjTS 420B mencapai Rp276.845.425,23 dengan waste level 2,21%, sedangkan waste cost pada beton ready mix fc’ 35 MPa sebesar Rp229.493.260,18 dengan waste level 3,78%. Adapun nilai waste index pada proyek diketahui sebesar 0,031 m3/m2, yang termasuk dalam kategori sangat rendah.