Abstract
Kelurahan Gading Kasri merupakan kawasan perkotaan dengan permukaan kedap dan jaringan drainase yang menerima aliran kumulatif dari beberapa ruas hulu. Penelitian ini bertujuan menentukan debit rencana, mengevaluasi kapasitas saluran eksisting, merencanakan sumur resapan sebagai penerapan eco-drainage, meredesain ruas yang tidak memenuhi, serta menghitung biaya penanganan. Analisis dilakukan pada daerah tangkapan air seluas 21 ha menggunakan data hujan maksimum Stasiun Sukun, Ciliwung, dan Dau tahun 2015–2024. Data diuji melalui kurva massa ganda, analisis frekuensi Gumbel Tipe I, uji Chi-Square dan Smirnov–Kolmogorov, rumus Mononobe, Metode Rasional, persamaan Manning, serta metode Sunjoto. Hasil analisis memperoleh curah hujan rancangan kala ulang 10 tahun sebesar 100,889 mm/hari, intensitas 183,327 mm/jam, dan akumulasi debit rencana 7,370 m³/detik. Dari 81 ruas saluran, 43 ruas memenuhi kapasitas, sedangkan 38 ruas memerlukan penanganan. Sebanyak 120 sumur resapan berdiameter 1,00 m dan berkedalaman 2,00 m direncanakan pada 38 ruas prioritas. Penerapannya menurunkan debit hujan dari 1,134 menjadi 0,505 m³/detik atau sebesar 55,45%. Ruas yang masih mengalami defisit direncanakan ulang menggunakan U-Ditch atau box culvert dan dilengkapi gorong-gorong, inlet, serta bangunan terjunan. Total Rencana Anggaran Biaya sebesar Rp8.137.637.930,00 termasuk PPN 12%. Hasil menunjukkan bahwa mitigasi genangan memerlukan kombinasi pengurangan limpasan di sumber, peningkatan kapasitas saluran, bangunan pelengkap, dan pemeliharaan rutin.