Abstract
Penelitian ini menganalisis kapasitas daya dukung dan penurunan fondasi tiang bor berdiameter 50 cm dengan panjang 12 m pada gedung kantor 5 lantai di Kota Yogyakarta. Kondisi tanah dominan pasir dengan muka air tanah dangkal 3,5 m dan termasuk zona gempa tinggi (SNI 1726:2019). Analisis beban struktur atas menggunakan ETABS sesuai SNI 1726:2019 dan SNI 1727:2020. Evaluasi fondasi dilakukan melalui dua pendekatan: metode empiris berbasis Standard Penetration Test (SPT) menggunakan rumus Meyerhof (1976), serta metode numerik Finite Element Method (FEM) menggunakan PLAXIS 2D. Fondasi direncanakan 440 titik tiang bor konfigurasi 4 tiang per pile cap (3,5 m × 3,5 m × 0,8 m). Hasil ETABS menghasilkan gaya aksial maksimum 5.052,79 kN. Metode Meyerhof menghasilkan kapasitas daya dukung izin kelompok tiang 5.929,20 kN, safety factor 3,52 dan penurunan 1,45 cm. Analisis PLAXIS 2D menghasilkan safety factor 3,22 dengan penurunan 10,62 cm. Seluruh hasil memenuhi SNI 8460:2017. Metode pelaksanaan yang direkomendasikan adalah kombinasi temporary casing dan wet drilling dengan bentonit. Total RAB pekerjaan fondasi adalah Rp18.226.218.737,00 (termasuk PPN 11%).