Abstract
Perkembangan industri konstruksi menuntut peningkatan efektivitas, efisiensi, dan akurasi dalam proses perencanaan pembangunan, khususnya pada proyek bangunan kompleks seperti rumah sakit. Building Information Modeling (BIM) hadir sebagai pendekatan berbasis teknologi yang mampu mengintegrasikan informasi bangunan secara digital untuk mendukung koordinasi, visualisasi, serta pengambilan keputusan selama siklus proyek. Perencanaan ini bertujuan untuk mengimplementasikan konsep BIM pada perencanaan pembangunan Rumah Sakit Umum Mentari Korma Husada Purbalingga serta menganalisis manfaat penerapannya terhadap proses perencanaan konstruksi. Metode penelitian meliputi pemodelan struktur; arsitektur; dan MEP menggunakan Autodesk Revit, analisis sebelum dan sesudah clash detection untuk melihat perubahan kuantitas, merencanakan berapa lama durasi pekerjaan yang diperlukan dan perhitungan RAB. Analisis menunjukkan bahwa pemodelan dengan software Autodesk Revit dapat menghasilkan kuantitas pekerjaan struktur, arsitektur, dan MEP secara langsung dan mengidentifikasi sebanyak 976 hard clash. Penerapan BIM 4D melalui aplikasi Autodesk Naviswork menghasilkan simulasi dan visualisasi setiap pekerjaan dengan jumlah durasi selama 212 hari. Total estimasi biaya hasil penerapan BIM 5D dengan aplikasi Autodesk Revit sebesar Rp 94.759.750.538,00.