Abstract
Jalan Tol Semarang–Demak Seksi 1 merupakan bagian dari strategi infrastruktur yang direncanakan untuk mendukung kelancaran transportasi sekaligus mengatasi permasalahan banjir rob di kawasan pesisir. Trase awal pada jalur laut dan tambak memerlukan timbunan besar serta berpotensi menimbulkan kerumitan teknis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merencanakan alternatif trase Jalan Tol Semarang–Demak Seksi 1 melalui jalur darat yang lebih efisien dari aspek teknis. Perencanaan geometrik mengacu pada Geometri Jalan Bebas Hambatan untuk Jalan Tol Nomor 007/BM/2009 dan Pedoman Desain Geometrik Jalan No.13/P/BM/2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh dua alternatif trase yang memenuhi kriteria teknis, yaitu Trase Alternatif 1 sepanjang 8.656,01 m dan Trase Alternatif 2 sepanjang 8.676,17 m. Dengan demikian, diperoleh dua alternatif trase yang memenuhi kriteria. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa kedua alternatif trase memiliki 7 tikungan horizontal, yang seluruhnya menggunakan tipe Spiral–Circle–Spiral (SCS), serta 10 lengkung vertikal yang terdiri atas 3 lengkung cekung (sag curve) dan 7 lengkung cembung (crest curve). Seluruh elemen geometrik yang direncanakan telah memenuhi persyaratan desain sehingga kedua alternatif trase dinyatakan layak untuk diterapkan secara teknis.