Abstract
Ruas Jalan Panjerejo – Tunggangri yang terletak di Kabupaten Tulungagung termasuk kategori jalan kolektor primer dan memiliki fungsi strategis dalam menunjang pergerakan masyarakat di wilayah tersebut. Beban lalu lintas yang cukup padat memicu munculnya beragam bentuk kerusakan pada lapisan perkerasan, sehingga diperlukan kajian terhadap kondisi jalan dengan menerapkan metode Pavement Condition Index (PCI) mengacu pada standar ASTM D6433-24. Dari hasil kajian diperoleh angka PCI pada STA yang ditinjau sebesar 48, yang tergolong dalam kategori poor (jelek). Kerusakan yang paling banyak dijumpai antara lain lubang, retak kulit buaya, retak blok, retak arah memanjang maupun melintang, serta alur roda kendaraan. Untuk memetakan sebaran kerusakan, digunakan perangkat lunak ArcMap sehingga dihasilkan data spasial berbentuk titik dan garis yang menunjukkan jenis penanganan yang dibutuhkan pada masing-masing STA.