Abstract
Dibangunnya Jalan Tol Semarang–Demak Seksi 1B direncanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas jaringan transportasi sekaligus mengurangi permasalahan kemacetan pada koridor Semarang–Demak. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kelayakan proyek Jalan Tol Semarang–Demak Seksi 1B ditinjau dari aspek teknis, ekonomi, dan finansial. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data sekunder berupa data LHR tahunan, data geometrik jalan, data investasi proyek, data jumlah penduduk, dan parameter Biaya Operasional Kendaraan (BOK). Tahapan analisis meliputi analisis kondisi lalu lintas eksisting, forecasting lalu lintas, trip assignment menggunakan kurva diversi, analisis kinerja ruas jalan, analisis manfaat ekonomi berdasarkan penghematan BOK, sedangkan evaluasi finansial dilakukan menggunakan indikator Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP). Berdasarkan hasil analisis, diperoleh bahwa sebesar 90% kendaraan berpindah ke jalan tol dan 10% tetap menggunakan jalan eksisting. Total penghematan BOK selama umur rencana 2026–2056 sebesar Rp17.102.628.351.263,70. Namun, berdasarkan analisis finansial pada kondisi dasar, proyek belum layak secara finansial dengan nilai NPV sebesar -Rp4.736.069.785.629,96, BCR sebesar 0,34, IRR sebesar -1.23%, dan PP melebihi umur rencana.