Abstract
Peningkatan Plastik Polyethylene Terephthalate (PET) yang berlebih dapat mengakibatkan permasalahan lingkungan, pemanfaatan PET sebagai susbtitusi sebagian pasir memiliki peluang untuk meningkatkan kualitas perkerasan jalan khususnya lapis laston AC-BC. Lapis AC-BC merupakan lapisan yang berada diantara lapis pondasi dan lapis aus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai kadar PET optimum sebagai substitusi pasir terhadap karakteristik Marshall campuran AC-BC dengan metode eksperimen laboratorium yang dilakukan di Laboratorium Aspal dan Jalan Politeknik Negeri Malang dengan jumlah benda uji sebanyak 27, dimana 15 benda uji dengan variasi kadar aspal 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, dan 7% untuk menentukan KAO dan 12 benda uji variasi substitusi PET sebesar 0%, 2%, 4%, dan 6% terhadap pasir tertahan saringan 2,36 mm menggunakan teknik pencampuran kering (dry mix). Dari hasil pengujian didapatkan Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 6,25%. Variasi PET optimum diperoleh pada kadar 2%, dengan nilai stabilitas sebesar 1414,08 kg, VIM 3,71%, VMA 16,06%, VFA 77,58%, MQ 751 kg/mm, dan flow 2,05 mm yang seluruhnya memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Estimasi biaya campuran AC-BC dengan substitusi PET 2% sebesar Rp2.557.832 per ton.