Abstract
Proyek pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung Ruas Akses Tol Bandara Dhoho Seksi 2 berlokasi di Kota Kediri, ProvinsiJawa Timur, dengan panjang jalan 3,40 km dengan nilai kontrak Rp 1,1 triliun.Proyek ini mengalami deviasi sebesar -57,34%pada minggu ke 39 akibat permasalahan pembebasan lahan, keterlambatan serah terima area kerja, kendala desain JembatanBrantas, dan hambatan relokasi utilitas eksisting. Penelitian ini menyusun alternatif project planning yang meliputi WorkBreakdown Structure (WBS), struktur organisasi proyek, perencanaan site layout dan traffic management, strategi dan metodepelaksanaan, Quality Plan, Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK), penjadwalan proyek, serta Rencana Anggaran Pelaksanaan(RAP). Data yang digunakan terdiri atas data primer (observasi lapangan) dan data sekunder (gambar kerja, RKS, harga satuanKota Kediri). Hasil penelitian menunjukkan WBS disusun secara hierarkis mencakup pekerjaan umum, tanah, drainase,perkerasan struktur jembatan, dan pekerjaan lain-lain. Struktur organisasi fungsional diterapkan dengan Project Managersebagai pimpinan. Alternatif site layout optimal diperoleh dengan nilai Travelling Distance 14.625,85 m dan Safety Index 2.154.Traffic management direncanakan melalui tiga akses masuk pada STA 0+425, 1+375, dan 2+625. Pekerjaan dibagi menjadi tigazona kerja yaitu Zona 1 STA 0+000–0+650 yang mencakup pekerjaan jembatan dan struktur, Zona 2 STA 0+650–1+650 yangdidominasi pekerjaan struktur, serta Zona 3 STA 1+650–3+400 yang didominasi pekerjaan tanah dengan volume pekerjaanyang besar. Durasi proyek adalah 330 hari kalender. Total hasil perhitungan Rencana Anggaran Pelaksanaan, diperoleh biayalangsung sebesar Rp880.297.596.000,00 dan biaya tidak langsung sebesar Rp3.977.127.893,00 sehingga total biaya pelaksanaanproyek sebesar Rp884.274.723.893,00.