Abstract
Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk. Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri masih memiliki beberapa wilayah yang belum mendapatkan pelayanan air bersih secara merata, sehingga diperlukan perencanaan jaringan distribusi air bersih yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung proyeksi penduduk, kebutuhan air bersih tahun rencana 2039, merencanakan jaringan distribusi air bersih menggunakan WaterCAD V8i, serta menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB). Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan analisis proyeksi penduduk, perhitungan kebutuhan air, pemodelan jaringan distribusi menggunakan WaterCAD V8i, dan penyusunan RAB berdasarkan HSPK Kabupaten Kediri Tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk pada tahun rencana 2039 diproyeksikan mencapai 30.518 jiwa. Kebutuhan air maksimum sebesar 23,44 liter/detik, sedangkan kebutuhan air pada jam puncak sebesar 29,30 liter/detik, sehingga debit sumber air yang tersedia mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Jaringan distribusi direncanakan menggunakan pipa berdiameter 6 inci, 4 inci, 3 inci, 2 inci, 1 inci, ¾ inci, dan ½ inci dengan total panjang 21.942,348 meter. Sistem distribusi didukung oleh 4 unit pompa merek Ebara yang terdiri atas 3 tipe pompa serta 3 unit reservoir, yaitu 1 reservoir berkapasitas 333,64 m³ yang memanfaatkan sumber air Sungai Ngleyangan dan 2 reservoir berkapasitas 55,57 m³ dan 56,43 m³ yang memanfaatkan sumber air tanah. Total Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibutuhkan dalam perencanaan ini sebesar Rp24.557.100.000,00. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan sistem penyediaan air bersih di Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.