Abstract
Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar mahasiswa D3 Farmasi pada materi Kimia Bahan Alam, yang memerlukan pendekatan pembelajaran inovatif untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan aktif. Model Pembelajaran Berbasis Proyek (PJBL) dipilih karena kemampuannya dalam mendorong pembelajaran kolaboratif dan kontekstual melalui penyelesaian proyek nyata. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh PJBL terhadap peningkatan hasil belajar mahasiswa pada materi tersebut. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain nonequivalent control group design, melibatkan dua kelompok mahasiswa—kelompok eksperimen yang menerapkan PJBL dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar dan lembar observasi aktivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai post-test kelompok eksperimen secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,05), dengan peningkatan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi. Pembahasan mengungkap bahwa PJBL efektif karena mendorong mahasiswa untuk mengaplikasikan konsep kimia bahan alam secara praktis melalui proyek, sehingga memperkuat pemahaman. Simpulan penelitian ini adalah model PJBL berpengaruh positif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa D3 Farmasi pada materi Kimia Bahan Alam, sekaligus mengembangkan keterampilan abad ke-21. Rekomendasi diberikan untuk penerapan PJBL pada mata kuliah sejenis dengan pengelolaan waktu dan sumber daya yang optimal.
Open public full textRights: ALLOWED · cc-by-sa · Source: journal-auto-sync:external:CROSSREF_ISSN