Abstract
Pendekatan metakognitif merupakan pendekatan pembelajaran merangsang peserta didik agar lebih menyadari pemikiran mereka, menyadari pengetahuan yang mereka miliki dan menyadari apa yang menjadi kebutuhan mereka untuk memperoleh pengalaman belajar mereka dapat menghasilkan pemahaman yang lebih baik dan lebih dalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran metakognitif dengan indikator kefeektivan yaitu (a) ketuntasan belajar secara individu dan klasikal, serta gain atau peningkatan hasil belajar; (b) tingkat keterlibatan siswa selama proses pembelajaran (aktivitas peserta didik), serta (c) respons yang ditunjukkan peserta didik terhadap materi pembelajaran Sampel penelitian sebanyak 1 kelas yang dipilih melalui teknik cluster random sampling dengan one group pretest-posttest sebagai desain penelitian. Instrumen yang digunakan adalah lembar tes pretest dan posttest untuk memperoleh deskripsi hasil belajar sebelum dan setelah pendekatan metakognitif diterapkan; lembar observasi aktivitas peserta didik; serta angket respon peserta didik untuk mengetahui tanggapan peserta didik setelah diterapkan pendekatan metakognitif. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi dan teknik tes, serta pemberian angket. Teknik analasis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan metakognitif efektif diterapkan pada pembelajaran matematika. Hal ini sesuai dengan indikator efektivitas yaitu: (a) Rata-rata hasil belajar peserta didik setelah penerapan pendekatan metakognitif adalah 86,75 yang berarti telah mencapai nilai KKM (75) dengan ketuntasan klasikal 100%. Rata-rata peningkatan hasil belajar (N-Gain) sebesar 0,84 dan berada pada kategori tinggi; (b) Aktivitas peserta didik telah mencapai minimal 75% yang aktif yaitu sebanyak 89,8% peserta didik aktif selama proses belajar mengajar; (c) rata-rata 91,7% peserta didik memberikan respon yang positif terhadap proses pembelajaran dengan pendekatan metakognitif. Hal ini telah memenuhi kriteria respon siswa yakni minimal 75% peserta didik memberikan respon positif.
Open public full textRights: ALLOWED · cc-by-sa · Source: journal-auto-sync:external:CROSSREF_ISSN