Abstract
ABSTRACT
Explanatory text instruction in elementary schools still faces limitations in learning media that can connect reading activities with active student engagement. This study aims to describe the development and analyze the feasibility and practicality of KARTEKA (Illustrated Explanatory Text Cards) based on question cards for Indonesian language instruction on explanatory texts for fifth-grade students at SD Negeri Kebondowo 02. The study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, comprising Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The trial involved 24 fifth-grade students and one fifth-grade teacher. Data were collected through observations, interviews, material expert validation, media expert validation, and teacher and student response questionnaires, and were then analyzed descriptively and quantitatively using percentages. The results showed that KARTEKA received a feasibility score of 92.5% from the material expert and 82.5% from the media expert, both categorized as highly feasible. The teacher response reached 80%, categorized as practical, while the student response reached 93.75%, categorized as very high. These findings indicate that KARTEKA is feasible and practical for use as a learning medium for explanatory texts and facilitates structured activities involving reading, observing, discussing, answering questions, and presenting the results of students’ understanding.
ABSTRAK
Pembelajaran teks eksplanasi di sekolah dasar masih menghadapi keterbatasan media yang dapat menghubungkan kegiatan membaca dengan aktivitas peserta didik secara aktif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengembangan serta menganalisis kelayakan dan kepraktisan media KARTEKA (Kartu Teks Eksplanasi Bergambar) berbasis kartu pertanyaan pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD Negeri Kebondowo 02. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Uji coba melibatkan 24 peserta didik dan satu guru kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, validasi ahli materi dan ahli media, serta angket respons guru dan peserta didik, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dalam bentuk persentase. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa KARTEKA memperoleh penilaian ahli materi sebesar 92,5% dan ahli media sebesar 82,5%, keduanya berkategori sangat layak. Respons guru mencapai 80% dengan kategori praktis, sedangkan respons peserta didik sebesar 93,75% dengan kategori sangat tinggi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa KARTEKA layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran teks eksplanasi serta memfasilitasi aktivitas membaca, mengamati, berdiskusi, menjawab pertanyaan, dan mempresentasikan hasil pemahaman secara terarah.