Abstract
The purpose of this study was to determine the application of the TPACK approach in science learning to improve student learning outcomes. In this study the problems that arise in science learning are the low learning outcomes obtained by students. The research subjects were students of class 9C MTs Negeri 5 Klaten consisting of 30 students. The research method used is classroom action research in 2 cycles. The data collection technique uses a test while the data analysis technique used is descriptive quantitative. The results showed that in the pre-cycle phase/initial conditions the level of completeness of students was only 43.33%. In cycle I the level of completeness increased to 86.67% while in cycle II it reached 93.33%. The results of this study indicate that the TPACK approach in learning science can improve the learning outcomes of class 9C students at MTs Negeri 5 Klaten. With TPACK a teacher can present creative and innovative learning.
ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pendekatan TPACK dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Dalam penelitian ini permasalahan yang muncul dalam pembelajaran IPA adalah rendahnya hasil belajar yang diperoleh oleh peserta didik. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas 9C MTs Negeri 5 Klaten yang terdiri dari 30 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dalam 2 siklus. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase prasiklus/ kondisi awal tingkat ketuntasan peserta didik hanya 43,33%. Pada siklus I tingkat ketuntasan meningkat mencapai 86,67% sedangkan pada siklus II mencapai 93,33%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan TPACK dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar dari peserta didik kelas 9C MTs Negeri 5 Klaten. Dengan TPACK seorang guru dapat menyajikan pembelajaran yang kreatif dan inovatif.