Abstract
ABSTRACT
Office Management learning requires experiences that are closely connected to administrative activities, yet students’ learning processes take place under varying conditions of facilities, instructional media, and peer interactions. This context provided the basis for examining the relationship between these three aspects of the learning environment and students’ learning interest in the Office Management specialization at SMK IPIEMS Surabaya. This study aimed to analyze the effects of learning facilities, instructional media, and peers on students’ learning interest. A quantitative survey approach was conducted with 118 students selected through saturated sampling. Data were collected using a questionnaire and analyzed through multiple linear regression, t-test, F-test, and the coefficient of determination using SPSS. Regression analysis yielded regression coefficients of 0.291 for Learning Facilities, 0.385 for Instructional Media, and 0.312 for Peers, all of which were positively and statistically significantly associated with Learning Interest. Instructional Media emerged as the most prominent finding because it had the largest regression coefficient. Simultaneously, the three variables were significantly associated with Learning Interest (F = 86.024; p = 0.000), with an Adjusted R Square of 0.686. This indicates that the model was associated with 68.6% of the variation in Learning Interest, while the remaining 31.4% was associated with factors outside the model. These findings highlight the relevance of managing instructional media, facilities, and peer relationships as components of the vocational learning environment.
ABSTRAK
Pembelajaran Manajemen Perkantoran menuntut pengalaman yang dekat dengan aktivitas administratif, tetapi proses belajar siswa berlangsung dalam kondisi fasilitas, media, dan interaksi sebaya yang tidak selalu memberikan pengalaman belajar yang sama. Kondisi tersebut menjadi dasar untuk menguji keterkaitan ketiga aspek lingkungan belajar dengan minat belajar siswa pada konsentrasi keahlian Manajemen Perkantoran di SMK IPIEMS Surabaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh fasilitas belajar, media pembelajaran, dan teman sebaya terhadap minat belajar siswa. Pendekatan kuantitatif melalui survei digunakan pada 118 siswa dengan teknik sampling jenuh. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi dengan bantuan SPSS. Analisis regresi memperlihatkan koefisien regresi Fasilitas Belajar sebesar 0,291, Media Pembelajaran sebesar 0,385, dan Teman Sebaya sebesar 0,312, yang masing-masing berhubungan positif dan signifikan secara statistik dengan Minat Belajar. Media Pembelajaran menjadi temuan yang paling menonjol karena memiliki koefisien regresi terbesar. Secara simultan, ketiga variabel berhubungan signifikan dengan Minat Belajar (F = 86,024; p = 0,000), dengan Adjusted R Square sebesar 0,686. Artinya, model berkaitan dengan 68,6% variasi Minat Belajar, sedangkan 31,4% berada di luar model. Temuan ini mengarahkan perhatian pada pengelolaan media, fasilitas, dan relasi sebaya sebagai bagian dari lingkungan belajar vokasional.