Abstract
Pemanfaatan media visual dalam pembelajaran sejarah menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran, khususnya pada materi sejarah pendudukan Jepang yang memiliki karakteristik kompleks dan abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan, pelaksanaan, serta hambatan dan solusi dalam pemanfaatan media visual melalui pendekatan kontekstual pada pembelajaran sejarah pendudukan Jepang di SMA Negeri 11 Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru sejarah serta siswa kelas XI yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru merencanakan penggunaan media visual berupa peta, gambar, infografis, dan video secara sistematis sesuai capaian pembelajaran, karakteristik materi, dan kebutuhan peserta didik. Pada tahap pelaksanaan, media visual mampu meningkatkan perhatian, partisipasi, pemahaman konsep, serta kemampuan berpikir historis siswa melalui pengaitan materi dengan pengalaman nyata dalam pendekatan kontekstual. Adapun hambatan yang ditemukan meliputi keterbatasan fasilitas, gangguan teknis, serta kompetensi guru dalam menyiapkan media pembelajaran. Hambatan tersebut diatasi melalui penggunaan media alternatif, pengunduhan video sebelum pembelajaran, pemanfaatan ruang multimedia, dan peningkatan kompetensi guru secara mandiri. Dengan demikian, pemanfaatan media visual dalam pendekatan kontekstual berkontribusi terhadap terciptanya pembelajaran sejarah yang lebih aktif, bermakna, dan berpusat pada peserta didik.