Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi fisik dominan dan teknik kumite atlet karate POMNAS BAPOMI Aceh 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik total sampling terhadap seluruh populasi yang berjumlah 7 atlet. Pengumpulan data kondisi fisik dilakukan melalui tes kecepatan (sprint 20 meter), daya ledak tungkai (single leg hop), daya ledak lengan (two-hand medicine ball put), kekuatan otot lengan (push-up), kelincahan (T-test), dan daya tahan (lari 15 menit). Kemampuan teknik kumite yang dianalisis meliputi Kizami Zuki, Gyaku Zuki, Mawashi Geri, dan Ushiro Geri. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan nilai rata-rata, frekuensi, dan persentase. Berdasarkan hasil penelitian kecepatan atlet berada pada kategori baik dan cukup dengan rata-rata waktu 3,59 detik. Daya ledak tungkai berada pada kategori sangat baik dan baik, sedangkan daya ledak lengan sebagian besar berada pada kategori kurang. Kekuatan otot lengan, kelincahan, dan daya tahan berada pada kategori relatif baik. Pada teknik kumite, Kizami Zuki memiliki nilai rata-rata tertinggi (81,14), sedangkan Mawashi Geri memiliki nilai rata-rata terendah (78,00). Dapat disimpulkan bahwa kondisi fisik dominan dan teknik kumite atlet karate POMNAS BAPOMI Aceh 2026 masih bervariasi pada setiap komponen. Temuan penelitian ini dapat menjad basis data dan bahan pertimbangan bagi pelatih saat menyusun program latihan yang berfokus pada peningkatan komponen fisik yang masih kurang.