Abstract
Latar Belakang: Kelincahan dan kemampuan menguasai bola adalah hal penting dalam bola basket, namun penelitian tentang latihan dribbling sambil melatih otak (dual-task) pada remaja masih sedikit. Tujuan: Melihat pengaruh latihan dribbling dengan dual-task terhadap kelincahan dan kemampuan menguasai bola. Metode: Desain pretest–posttest dengan kelompok kontrol, melibatkan 40 pemain usia 16–18 tahun. Kelompok eksperimen (20 orang) berlatih dribbling dual-task selama 6 minggu (3 kali per minggu, 45 menit tiap sesi); kelompok kontrol (20 orang) berlatih dribbling biasa. Kelincahan diukur dengan Illinois Agility Test (IAT), kemampuan bola dengan Ball Handling Test (BHT). Data dianalisis dengan uji-t. Hasil: Kelompok eksperimen meningkat signifikan pada kelincahan (t = 6,845; p < 0,001; d = 1,38) dan kemampuan bola (t = 8,124; p < 0,001; d = 1,62) dibandingkan kontrol. Kesimpulan: Latihan dribbling dengan dual-task terbukti efektif meningkatkan kelincahan dan kemampuan menguasai bola pemain bola basket.