Abstract
Pembelajaran PJOK pada materi sepak bola perlu dirancang agar peserta didik tidak hanya memahami teknik secara teoritis, tetapi juga memperoleh ruang yang memadai untuk mempraktikkannya. Penelitian ini menganalisis penerapan model pembelajaran kooperatif Teams Games Tournament (TGT) yang dipadukan dengan Small Sided Game terhadap hasil belajar materi menendang sepak bola pada siswa kelas V SDN Gambut 5. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan pre-experimental One-Group Pretest-Posttest. Sebanyak 18 siswa kelas V dipilih melalui purposive sampling. Hasil belajar dikaji melalui tiga ranah, yaitu afektif, kognitif, dan psikomotorik. Analisis mencakup statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan Paired Sample t-Test pada taraf signifikansi 0,05. Rata-rata hasil belajar secara keseluruhan berubah dari 72,72 pada pretest menjadi 84,44 pada posttest. Hasil uji menunjukkan t = -16,031 dengan Sig. (2-tailed) = 0,000. Secara khusus, skor afektif meningkat dari 84,56 menjadi 88,33, skor kognitif dari 80,72 menjadi 88,11, dan skor psikomotorik dari 57,78 menjadi 78,72. Temuan tersebut menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar setelah penerapan TGT yang dikombinasikan dengan Small Sided Game.