Abstract
Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan panjang lengan dan koordinasi mata-tangan terhadap kemampuan lemparan shooting petanque pada mahasiswa Ilmu Keolahragaan Universitas Tanjungpura. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjeknya adalah mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan yang mengikuti kegiatan atau pembelajaran petanque. Variabel bebasnya adalah panjang lengan, yang diukur dengan alat antropometri, dan koordinasi mata-tangan, yang diukur dengan tes koordinasi yang relevan. Variabel terikatnya adalah kemampuan shooting petanque, yang diukur melalui tes keterampilan shooting untuk menilai ketepatan mengenai target bola. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa panjang lengan memiliki koefisien regresi B = 0,063 dengan p = 0,389, sedangkan koordinasi mata-tangan memiliki B = 0,044 dengan p = 0,332. Kedua variabel berpengaruh positif terhadap kemampuan shooting petanque, tetapi nilai signifikansinya lebih besar dari 0,05 sehingga pengaruh tersebut tidak signifikan secara statistik. Dengan demikian, panjang lengan dan koordinasi mata-tangan tidak terbukti berpengaruh terhadap kemampuan shooting petanque pada mahasiswa Ilmu Keolahragaan Universitas Tanjungpura. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan shooting petanque kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain, seperti teknik lemparan, pengalaman berlatih, konsentrasi, dan kontrol gerak. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan variabel tambahan serta jumlah sampel yang lebih besar.