Abstract
Tujuan – Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan internal dan lingkungan eksternal, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kinerja karyawan PT. Pasific Tuna Mandiri.Metodologi – Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Populasi berjumlah 100 karyawan dan sampel 50 responden ditentukan dengan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 10%.Data primer dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert. Variabel lingkungan internal diukur melalui sumber daya manusia, budaya organisasi, dan struktur organisasi; lingkungan eksternal melalui ekonomi, teknologi, dan kebijakan pemerintah daerah; sedangkan kinerja karyawanmelalui hasil kerja, pengetahuan pekerjaan, dan inisiatif. Analisis menggunakan SPSS dengan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi.Temuan – Seluruh item instrumen valid dan reliabel. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y= 3,218 + 0,565X1 + 0,388X2 + e. Lingkungan internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (t = 3,762), demikian pula lingkungan eksternal (t = 2,636). Secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan (F = 719,973). Nilai R² sebesar 0,968menunjukkan bahwa 96,8% variasi kinerja karyawan dijelaskan oleh lingkungan internal dan eksternal.Kebaruan – Penelitian mengintegrasikan faktor lingkungan internal dan eksternal dalam satu model empiris pada konteks industri pengolahan tuna di Kota Bitung, sehingga memberikan Paulina Kansil, Oktaviani Ramenusa, Oktafiane Runtukahu, Treesje Imran