Abstract
Sebagai tanggapan kebijakan pemerintah untuk memulai tatanan kehidupan (new normal) membuat model pembelajaran menjadi blended learning. Blended learning adalah salah satu pembelajaran inovatif dimana siswa diperkenalkan dengan konsep penggabungan antara pembelajaran tatap muka dalam kelas dan pembelajaran secara daring. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi system pembelajaran blended learning yang ditinjau melalui model UTAUT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantatif dengan metode penelitian deskriptif. Populasi yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 61 mahasiswa Jurusan Teknik Informatika dan Komputer, Universitas Negeri Makassar. Data diperoleh dengan teknik pengumpulan data berupa angket kuesioner yang disebar melalui google form. Intrumen berupa angket penelitian dengan teknik mengumpulkan data kemudian menganalisis angket kuesioner yang disebarkan melalui google form yang dilakukan dengan skala likert untuk memperoleh hasil penilitian diketahui bahwa pembelajaran model blended learning mempunyai pengaruh yang baik terhadap prose pembelajaran.
Open public full textRights: ALLOWED · cc-by-sa · Source: journal-auto-sync:CROSSREF_ISSN