Abstract
Media pembelajaran memiliki peranan yang penting dalam proses pembelajaran, tidak hanya membantu pendidik menyampaikan pelajaran tetapi juga memberikan nilai tambah dalam pembelajaran. Pembelajaran dengan menggunakan media dalam proses belajar mengajar memiliki dua peranan penting, yaitu media sebagai alat bantu mengajar (efektivitas) dan media sebagai sumber belajar yang digunakan sendiri oleh para peserta secara mandiri. Salah satu media yang dapat dijadikan solusi sebagai media pembelajaran yang menarik adalah media pembelajaran berbasis powtoon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kepraktisan dari media yang dikembangkan yaitu media pembelajaran berbasis powtoon. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian pengembangan atau research and development (R&D).Teknik pengumpulan data kepraktisan dilakukan dengan menggunakan angket uji praktikalitas media pembelajaran oleh guru dan peserta didik. Data pada instrumen angket uji praktikalitas yang telah di isi kemudian di analisis secara kuantitatif dengan melakukan perhitungan skor total untuk seluruh indikator yang kemudian di analisis dengan rumus untuk mengetahui nilai kepraktisannya. Hasil praktikalitas yang dilakukan oleh guru diperoleh skor 90% dengan kategori “sangat praktis” dan hasil praktikalitas yang dilakukan oleh peserta didik diperoleh skor 91% dengan kategori “sangat praktis”. Kemudian hasil rata-rata keduanya diperoleh skor 91% dengan kategori “sangat praktis”. Berdasarkan hasil uji kepraktisan yang dilakukan oleh guru dan peserta didik dapat diketahui bahwa media pembelajaran berbasis powtoon pada mata pelajaran pendidikan agama Islam materi ibadah haji dan umrah yang telah dikembangkan sangat praktis digunakan dalam pembelajaran.