Abstract
Aterosklerosis merupakan penyakit inflamasi kronis pada pembuluh darah yang menjadi penyebab utama penyakit kardiovaskular di dunia. Progresivitas penyakit ini dipengaruhi oleh stres oksidatif, inflamasi kronis, serta peningkatan aktivitas Matrix Metalloproteinase (MMP), khususnya MMP-2 dan MMP-9 yang berperan dalam degradasi matriks ekstraseluler dan instabilitas plak aterosklerotik. Tokotrienol yang merupakan komponen utama vitamin E pada minyak sawit (Elaeis guineensis Jacq.) diketahui memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi dan berpotensi memodulasi ekspresi MMP.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi tokotrienol minyak sawit sebagai kandidat inhibitor MMP-2 dan MMP-9 melalui pendekatan aktivitas antioksidan menggunakan metode 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) dan analisis molecular docking.Penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dan komputasional. Aktivitas antioksidan tokotrienol dianalisis menggunakan metode DPPH dengan parameter nilai IC₅₀. Analisis molecular docking dilakukan terhadap empat isomer tokotrienol (α-, β-, γ-, dan δ-tokotrienol) menggunakan perangkat lunak AutoDock Vina untuk memprediksi afinitas ikatan terhadap protein target MMP-2 dan MMP-9 berdasarkan nilai binding energy serta jenis interaksi molekuler yang terbentuk.Tokotrienol menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat berdasarkan nilai IC₅₀ serta memiliki afinitas pengikatan yang baik terhadap MMP-2 dan MMP-9. Interaksi molekuler yang terbentuk didominasi oleh ikatan hidrogen dan interaksi hidrofobik pada residu asam amino di sisi aktif protein, sehingga mengindikasikan potensi penghambatan aktivitas kedua enzim tersebut. Tokotrienol minyak sawit berpotensi dikembangkan sebagai senyawa alami yang memiliki aktivitas antioksidan sekaligus kandidat inhibitor MMP-2 dan MMP-9 dalam upaya pencegahan maupun terapi adjuvan aterosklerosis. Penelitian lanjutan secara in vitro, in vivo, dan uji klinis diperlukan untuk mengonfirmasi efektivitas dan keamanan penggunaannya.