Abstract
Gangguan saluran pernafasan merupakan salah satu penyebab kematian tersering pada balita di negara berkembang, termasuk Indonesia. Imunisasi DPT dan BCG dapat merangsang kekebalan tubuh dan memberikan perlindungan terhadap infeksi pernafasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan imunisasi DPT dan BCG dengan gangguan saluran pernafasan pada balita di Puskesmas Julok Kabupaten Aceh Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian analytic dengan desain (rancangan) penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah balita yang berkunjung ke Puskesmas Julok Kabupaten Aceh Timur sebanyak 58 orang dengan teknik accidental sampling. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 58 responden sebagian besar tidak lengkap mendapatkan imunisasi DPT dan BCG sebanyak 33 responden (56,9%). Sebagian besar sedang/pernah mengalami gangguan saluran pernafasan dalam 1 bulan terakhir sebanyak 40 responden (69%). Ada hubungan imunisasi DPT dan BCG dengan gangguan saluran pernafasan pada balita dengan P-Value 0,007 (P<0,05). Ada hubungan imunisasi DPT dan BCG dengan kejadian ISPA pada balita di Puskesmas Julok Kabupaten Aceh Timur. Diharapkan pihak puskesmas memberikan edukasi sehingga masyarakat lebih memahami pentingnya pemberian imunisasi yang lengkap dan tepat untuk mencegah terjadinya gangguan saluran pernafasan pada balita, melakukan peningkatan cakupan imunisasi pada balita dengan penyuluhan kepada orang tua mengenai pentingnya pemberian imunisasi dalam memberikan kekebalan tubuh dari berbagai penyakit saluran pernafasan