Abstract
Latar belakang: Osteoarthritis (OA) genu merupakan penyakit sendi degeneratif yang dapat menurunkan fungsi lutut dan kekuatan otot quadriceps, terutama pada perempuan usia lanjut. Latihan sepeda statis bersifat low-impact sehingga berpotensi menjadi modalitas fisioterapi yang aman untuk memperkuat otot sekitar lutut tanpa meningkatkan beban aksial sendi. Tujuan: Menganalisis pengaruh latihan sepeda statis terhadap peningkatan kekuatan otot quadriceps dan membandingkan hasilnya antara kelompok latihan rutin dan tidak rutin pada pasien osteoarthritis genu. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental two group pre-test and post-test pada 30 responden perempuan usia 35-75 tahun di Pondok Osteoarthritis Larasati, Dukuh Kupang, Surabaya, pada Mei-Juni 2026. Intervensi berupa latihan sepeda statis 10 menit per sesi, 3 kali per minggu selama 4 minggu. Kekuatan otot quadriceps diukur menggunakan Back-Leg-Chest (BLC) Dynamometer. Data dianalisis menggunakan Shapiro-Wilk, Paired T-test, Independent Sample T-test, dan Mann-Whitney U dengan taraf signifikansi p<0,05. Hasil: Rerata kekuatan otot quadriceps meningkat dari 26,37 kg (SD=8,78) menjadi 33,00 kg (SD=12,44). Peningkatan signifikan ditemukan pada kelompok rutin (p=0,001) dan tidak rutin (p=0,003). Namun, perbedaan post-test antar kelompok (p=0,118) dan delta peningkatan (p=0,315) tidak signifikan. Kesimpulan: Latihan sepeda statis efektif meningkatkan kekuatan otot quadriceps pada pasien osteoarthritis genu, tetapi perbedaan frekuensi latihan belum menunjukkan efek antar kelompok yang signifikan secara statistik.