If your browser cannot display the PDF here, use “Open PDF in a new tab”.
Abstract
Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan penggunaan smartphone di kalangan remaja, namun disisi lain juga memunculkan perilaku phubbing, yaitu kecenderungan mengabaikan orang lain dalam interaksi tatap muka karena lebih memusatkan perhatian pada telepon genggam. Perilaku ini berdampak pada menurunnya kualitas komunikasi keluarga, hubungan sosial, serta pertumbuhan karakter dan spiritualitas remaja Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam mengatasi perilaku phubbing pada remaja Kristen di era kontemporer. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka (library research) melalui analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan, meliputi buku, artikel jurnal, dan literatur teologi maupun psikologi perkembangan remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran yang sangat penting sebagai pendidik utama dalam keluarga melalui keteladanan dalam penggunaan teknologi, pembangunan komunikasi interpersonal yang efektif, penanaman nilai-nilai Kristen, penerapan aturan penggunaan gadget secara bijaksana, serta pendampingan rohani yang berkelanjutan. Keberhasilan peran tersebut didukung oleh hubungan keluarga yang harmonis, keteladanan orang tua, serta sinergi antara keluarga, gereja, dan sekolah, sedangkan kesibukan orang tua, rendahnya literasi digital keluarga, kuatnya pengaruh media sosial, dan kurangnya pengawasan penggunaan gadget menjadi faktor penghambat. Penelitian ini menegaskan bahwa pengasuhan Kristen yang berlandaskan nilai-nilai Alkitab dan diwujudkan melalui keteladanan, komunikasi yang sehat, serta pembinaan iman yang konsisten merupakan strategi yang efektif dalam mengurangi perilaku phubbing dan membentuk penggunaan teknologi yang bertanggung jawab pada remaja Kristen.