Abstract
Batako merupakan bahan bangunan yang sudah banyak digunakan oleh Masyarakat luas. Batako merupakan salah satu inovasi material pekerjaan dinding sebagai pengganti bata. Salah satu cara menghasilkan batako yang baik adalah dengan memastikan besaran daya serap yang dimiliki sesuai dengan SNI 03-0349-1989 maksimal sebesar 25%. Pengujian dilakukan dengan melakukan perendaman selama 24 jam. Pada penelitian ini batako diberikan penambahan Bottom Ash sebagai aggregate halus dengan variasi 0%, 10%, 20%, dan 30%.
Berdasarkan pengujian daya serap air, didapatkan hasil pengujian daya serap berdasarkan variasi penambahan secara berturut-turut yaitu: 17.22%, 18.04%, 18.92%, 21.63%. Sesuai dengan syarat SNI 03-0349-1989 dengan daya serap maksimum 25%, maka penambahan bottom ash sebagai aggregat halus memenuhi syarat untuk batako yang baik.