Abstract
Penelitian ini menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lombok Utara periode 2009–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ketimpangan fiskal serta ketergantungan daerah terhadap transfer pemerintah pusat yang berpotensi memengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan data sekunder runtun waktu yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lombok Utara dan laporan APBD daerah. Populasi dan sampel penelitian adalah data tahunan periode 2009–2024. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software EViews serta pengujian asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD dan DAK berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat, sedangkan DAU berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Secara simultan, PAD, DAU, dan DAK berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lombok Utara. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kapasitas fiskal daerah berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun ketergantungan terhadap dana transfer pusat masih cukup tinggi. Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel lain seperti belanja modal dan pertumbuhan ekonomi agar analisis lebih komprehensif. Implikasi praktis penelitian ini adalah pemerintah daerah perlu mengoptimalkan PAD serta meningkatkan efektivitas penggunaan DAU dan DAK untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.